Tampilkan postingan dengan label kunci sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kunci sukses. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 April 2011

Pepatah Konyol, Ngawur & Lucu

Pepatah ngawur nih, buat lucu-lucuan aja. Walaupun begitu mungkin sebagian ada benernya juga. Silakan kalau ada yang mau copas buat status di fb, atau iseng-iseng sms ke temen 

Kebenaran harus kita terima sekalipun keluar dari pantat ayam

Ikhlas itu seperti berak, ga peduli semahal apapun makanan yang kita makan, ga akan menyesal dan ngerasa rugi pas dikluarin

Persahabatan itu seperti ngompol di celana. Semua orang bisa melihatnya, tapi hanya kita yang merasakan kehangatan sebenarnya

Friends is like underwear, who can make us comfort. Good friends is like condom, who can protect us. and bestfriend is like viagra, who can cheer up us when we're down


if nothing last forever, i want to be your nothing


tangan di atas lebih baik daripada kaki di atas


Perundingan itu layak nya daging....semakin alot semakin susah di CERNA


PENGALAMAN MERUPAKAN GURU YANG BAIK, KARENA GA PERNAH NGASIH PR


fart can make a good melody if you feel it together with the other


life is like Facebook... people will like your problems & comment on it, but no one gonna solve them.. coz everyone's busy updating their own.


Sahabat itu seperti bra : dekat di hatimu dan selalu ada untuk memberi dukungan" [ Mencius (372-289 SM), Filsuf China ]


hidup itu seperti roda yg berputar, kadang di atas kadang dibawah, tp terkadang di bawah lebih lama, karna bertepatan dg lampu merah


facebook adalah tempat dimana kalian bisa ngomong sama dinding dan tidak dianggap gila


Walaupun sama sama berjenis kelamin perempuan, Kuntilanak berpakaian lebih sopan dibandingkan ABG jaman sekarang

http://www.herbalfitria.net/2014/02/produk-rekomendasi-perawatan-kulit-dari.html



PEKERJAAN SEBERAT APAPUN AKAN TERASA RINGAN APABILA TIDAK DIKERJAKAN...


Not all guys are players, but all players are guys, And their favorite game is to make you cry


An idea, like a ghost, must be spoken to a little before it will explain itself


Lebih baik lecet dipakai daripada busuk menggantung *jgn ngeres yaak


Pacaran anak sekarang kayak tali kolor, habis putus, diganti baru


"jika harapanmu hancur, berharaplah lagi"


tidak menjadi diri sendiri itu seperti berjalan dengan E'Ee yang menempel di alas sepatu. jalannya ga enak banget dan bau.


hidup tidak punya tujuan itu seperti mau berak tapi ga ada WC nya.


"Jika seseorang melemparmu dgn batu, balaslah dengan senyuman dan lemparkan bunga, tapi usahakan potnya juga ikut terlempar"


TAK ADA GADIS YANG TAK RETAK...


CEWEK ITU MEMANG ADA YANG AYU DAN JUGA ADA YANG ASU....


hidup itu seperti hubungan suami istri. kadang diatas kadang dibawah.


uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang


Ga ngeroko mati, ngeroko tetep mati juga. So, keep your smoke burn..


maksud hati memeluk gunung ,apa daya tanganku buntung


berakit rakit kehulu ,berenang renang ke tepian ,bersakit sakit dahulu masuk rumah sakit kemudian


banyak belajar ,banyak lupa ,tidak belajar tidak lupa


kegagalan adalah awal dari kegagalan berikutnya.


tidak ada orang jenius tanpa diwarnai dengan kesintingan


Cinta itu ibarat kentut..ditahan bikin sakit, dikeluarin bikin ribut...


tertawa itu menyehatkan, so jika kamu perokok,Merokoklah sambil tertawa


masih banyak ikan di laut,masih banyak nyamuk di kebon


apa yang kau tabur,itulah yang harus lo siram,ntar bau


Orang menyangka bahwa menjadi jenius itu menyenangkan,padahal mereka tidak sadar betapa sulitnya bersabar terhadap semua orang idiot di dunia -Calvin dan Hobbes

hidup itu seperti diperkosa, kalo ga kuat melawan, ya nikmatin aja ....

 diam itu emas..semua yg ada di dunia dapat dibeli dengan diam

CINTA ITU BUTA...BUTA ITU CAKIL...CAKIL ITU HELM...kesimpulan = CINTA ITU BUTA CAKIL YANG PAKE HELM...


married men live longer than single men,but married men are a lot more willing to die...


lebih baik telat, daripada telat banget


" RAJIN MANGKAL KAYA"


Fitnah lebih kejam daripada fitness


Jangan pernah berhenti bermimpi maka sering2lah tidur


" cinta itu kayak eek,, kadang keras (pas lg ribut ). kadang encer (pas lg mesra, soalnya sering ngeluarin yg encer2...


kangenku sama kamu ibarat MENCRET, ga bisa ditahan...


kita berlatih agar menjadi sempurna, tapi di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, jadi, buat apa kita susahpayah berlatih?

kebohongan apabila dipertahankan terus suatu saat akan menjadi kebenaran


cinta sejati = nerima pasangan apa adanya bukan ada apanya.


tangan di atas lebih baik daripada kaki di atas

READ MORE - Pepatah Konyol, Ngawur & Lucu

Sabtu, 09 April 2011

23 Hari Berjalan Hanya Untuk Bertemu Ir.Soekarno

Dibawah adalah foto salah seorang nelayan yang telah uzur. 23 hari ia tempuh dari kampungnya, dengan berjalan kaki menuju Istana Merdeka. Belum sempat ditanya soal kedatangannya, ia langsung bersujud dan mencium kaki Soekarno. Ternyata memang itulah tujuannya kesana.



Ia menyatakan, dirinya sudah berjanji, sebelum mati akan melihat wajah presidennya dan menunjukkan kecintaan serta kesetiaan kepadanya. Mengharukan, dia sama sekali tidak pernah melihat Sang Presiden yang diserukan semua orang itu. Walaupun melalui Televisi yang iapun tidak punya. Soekarno, Manusia yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad.
bung karno
terlepas dari kesalahan Soekarno di akhir masa jabatannya, kita tidak boleh memungkiri bahwa dia telah melakukan hal besar untuk bangsa ini. Memang banyak tokoh lain yang berkontribusi, tapi Beliau punya inner power yg bisa bikin seluruh anak bangsa pada masa itu bersatu untuk merdeka.

Mungkin anak jaman sekarang tidak akan bergetar kalo denger suara Soekarno lg pidato. Tapi coba anda bayangin keadaannya 65 taun lalu, ketika semua anak bangsa lahir dalam masa penjajahan. Mereka dulu tidak pernah tau apa arti merdeka.

Anda harus ingat, tanpa orang seperti Soekarno belum tentu kita punya sejarah yg membanggakan, dari mulai merebut kemerdekaan (tidak hadiah kek negara sebelah), sampai bisa menghimpun kekuatan dengan negara-negara lain untuk menyaingi OLDEFO.

Anda harus ingat, berkat KAA banyak negara-negara lain yang terinspirasi dan berjuang meraih kemerdekaannya.
Jasa dan pengaruh Soekarno ga cuma buat Indonesia.

Semua orang ada kelebihan dan kekurangannya.

READ MORE - 23 Hari Berjalan Hanya Untuk Bertemu Ir.Soekarno

Jumat, 08 April 2011

2 Hal yang Membuat Kita kurang Bersyukur



Ada dua hal yang sering membuat kita jarang sekali untuk bersyukur akan keadaan kita saat ini.
Pertama :

Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.

Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi target dan keinginan.

Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yg mendatangkan lebih banyak uang.

Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan.

Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyak yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.


Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''.

Orang yang ''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.

Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram.

Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yg sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.

Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.



Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah :

Kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung.

Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.


Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Ada sebuah kisah mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia.

Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab,

''Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang."

"Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.''



Bersyukurlah!

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar ...

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ...
Di masa itulah kamu tumbuh ...

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang ...

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ...
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu ...

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ...
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga ...

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih ...
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan ...

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik ...
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut ...

Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif  ...
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu ...

Sumber :
ilhamseptian.blogspot.com
READ MORE - 2 Hal yang Membuat Kita kurang Bersyukur

Kebodohan Profesor yang Menganggap Agama adalah Sebuah Mitos

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini.

"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".

"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi.

"Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab,
"Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.

Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Apakah kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab,
"Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas."


Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?"

Profesor itu menjawab, "Tentu saja gelap itu ada."

Mahasiswa itu menjawab,
"Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak."

"Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna."

"Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"

Dengan bimbang professor itu menjawab,
"Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,

"Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan."

"Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."

Profesor itu terdiam.

Dan mahasiswa itu adalah,


Albert Einstein.

READ MORE - Kebodohan Profesor yang Menganggap Agama adalah Sebuah Mitos

Kamis, 07 April 2011

10 Rahasia Sukses Orang Jepang






Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya.

1. Kerja Keras

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).

Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama.

Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.



2. Malu

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran.

Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya.

Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas.

Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.



3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan.

Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, mungkin kita sedikit heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30.

Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.



4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.

Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.



5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.

Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics.

Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu.

Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk.

Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.



6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi.

Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah.

Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita.

Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambah dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo, ternyata Jepang tidak habis.

Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) .

Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era berikutnya.

Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya.

Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).



7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau Anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.

Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA.

Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb).

Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.



8. Kerjasama Kelompok

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.

Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok.

Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, namun 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.

Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.



9. Mandiri

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya.

Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua.

Biasanya mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang nantinya akan mereka kembalikan di bulan berikutnya.



10. Jaga Tradisi & Menghormati Orang Tua

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang.

Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya.

Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.
READ MORE - 10 Rahasia Sukses Orang Jepang

Rahasia Kecerdasan Yahudi Part II

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada tiga tahun di Israel karena menjalani housemanship di beberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California , terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa Tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.

Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.

Stephen bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"

Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius." Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.

Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak di dalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung, menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi, begitu Stephen menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet)," ungkapnya.

Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.

Uniknya, mereka akan makan buah-buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah-buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.

Menurut ilmuwan di Universitas Israel , penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).

Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, "Perbandingan dengan anak anak di California , dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!!!" katanya.

Segala pelajaran akan dengan mudah ditangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Di samping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!

Anda terperanjat?
Itulah kenyataannya.

Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.

Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, seusai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.

Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia . Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.

Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi "******!" kata ****** bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
"Lihat saja Indonesia," katanya seperti dalam tulisan itu.

Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts!!!

"Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Di tangga berapakah kedudukan mereka di GNP sedunia?
Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?"

Apa yg diminta kebanyakan orang Indonesia untuk sebutan TIPS? "Uang Rokok".

Seorang buruh pasar, tukang becak, kuli & saudara2 kita dengan penghasilan hari ini untuk makan hari ini ketika pertama kali menerima upah apa yg dibelinya? "Rokok".

Bahkan kebanyakan mereka rela tidak sarapan asal bisa ngerokok.....

< PART I
READ MORE - Rahasia Kecerdasan Yahudi Part II

Rahasia Kecerdasan Yahudi Part I

STEREOTIP yang mengatakan bahwa orang Yahudi memiliki otak cerdas begitu lekat sampai sekarang. Baik yang berkonotasi negatif dengan mengasosiasikan mereka sebagai orang yang licik, penipu, dan menakutkan. Maupun yang berkonotasi positif, dalam arti mereka memiliki otak yang brilian.

Hal itu diperkuat dengan sejumlah bukti dari beberapa tokoh Yahudi yang dikenal memiliki kecerdasan luar biasa. Sebut saja, Albert Einstein penemu atom, sutradara kondang Steven Spielberg, pakar keuangan macam George Soros, Alan Greenspan, sampai penemu Facebook Mark Zuckerberg.

Itu belum seberapa, malah beberapa tokoh Yahudi namanya malah sudah menjadi merek terkenal di dunia dan digandrungi banyak orang. Mulai dari bisnis parfum sampai otomotif, antara lain Estee-Lauder (parfum), Ralph Lauren (pakaian), Levi Strauss (celana jeans), dan Adam Citroen (merek mobil).

Memang banyak juga tokoh di luar yahudi yang cerdas, baik dari agama Islam, Kristen, Budha, maupun Hindu. Seperti Ibnu Sina, Isaac Newton, Copernicus, Leonardo da Vinci, dan Mahatma Gandhi. Lalu, mengapa stereotip orang yahudi itu memiliki otak cerdas begitu melekat? Itu karena populasi mereka di dunia begitu kecil, namun memiliki pengaruhi besar di dunia.

Pada tahun 2000, populasi Yahudi di dunia hanya berjumlah 13 juta orang atau hanya 0,25% dari enam miliar penduduk dunia. Sebagai ilustrasi saja, dari sekitar 270 tokoh penerima hadiah Nobel yang diberikan sejak 1901, 102 orang adalah tokoh Yahudi.

Apa pun itu, fakta kecil ini cukup mengejutkan. Bukan untuk memuji, apalagi mengagungkan, namun kenyataan ini menarik untuk diungkap. Bagaimana orang Yahudi bisa dikonotasikan sebagai bangsa yang cerdas.

Rahasia kecerdasan otak orang Yahudi dikupas dalam buku Jerome Becomes A Genius, Mengungkap Rahasia Kecerdasan Orang Yahudi karya Eran Katz. Buku setebal 442 halaman yang diterbitkan Ufuk Publishing House membedah secara detail, mulai dari sejarah, kebiasaan-kebiasaan positif, dan mengembangkan menggunakan otak, sehingga membuat orang Yahudi menjadi cerdas.

Misalnya saja, orang Yahudi percaya bahwa Nabi Musa menuliskan Taurat itu dari ‘api berwarna hitam di atas api berwarna putih’. Mereka pun selalu menuliskan apa pun selalu menggunakan sesuatu berwarna hitam di atas sesuatu yang berwarna putih. Selain warna hitam dan putih tidak mudah pudar, juga memberikan efek ketenangan sehingga lebih mudah dibaca dan diingat.

Mereka pun memiliki prinsip dalam kondisi susah dan miskin, anak-anak mereka harus tetap belajar dan sekolah. Bahkan mereka memilih lebih baik tidak makan daripada tidak membaca buku dan sekolah. Jadi tak usah heran bila di pedesaan miskin (Ghetto) di Israel, setiap anak selalu memiliki, minimal sebuah buku bacaan.

Guru-guru yang mengajarkan pelajaran kepada anak-anak akan menerima imbalan yang luar biasa. Bahkan bila guru itu tak mau menerima bayaran, mereka akan mendapat penghormatan melebihi hormatnya seorang anak kepada orangtua.

Bangsa Yahudi menyadari bahasa Ibrani bukan bahasa yang komunikatif dan tak seindah bahasa Arab, makanya mereka mengembangkan teknik khusus menguasai berbagai bahasa asing.

Karena itu, dalam satu bulan seorang Yahudi bisa menguasai sebuah bahasa asing secara sederhana. Hal itu membuat banyak orang Yahudi bisa cepat berbaur di berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa, Amerika Serikat, sampai ke Amerika Latin dan sejumlah negara Arab.

Buku ini cukup unik dan menarik. Dituliskan dengan bahasa bertutur yang diangkat dari pengalaman penulis dengan dua rekannya Itmar Forman, seorang profesor dan Jerome, seorang pelajar yang pintar, membuat kita mengerti mengapa sampai ada mitos Yahudi itu cerdas.

READ MORE - Rahasia Kecerdasan Yahudi Part I

Hukum Tarik Menarik : Apa yang Kita Inginkan ada di Pikiran Kita

"Hukum tarik menarik adalah segala sesuatu yang datang ke dalam hidup anda ditarik oleh anda ke dalam hidup anda. Dan segala sesuatu itu tertarik ke anda oleh citra-citra yang anda pelihara dalam benak pikiran, oleh apa yang anda pikirkan. Apa pun yang berlangsung dalam benak, anda menariknya ke diri anda".



Rahasia hukum Tarik Menarik ini dibeberkan dalam buku The Secret (Rahasia) yang ditulis oleh Rhonda Byrne. Hukum Tarik Menarik ini mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan, jadi ketika anda memikirkan suatu pikiran, anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri anda. Berikut ini adalah contoh yang mungkin pernah anda alami dari hukum tarik-menarik dalam hidup anda. Pernahkah anda memulai memikirkan sesuatu yang tidak terlalu anda sukai dan semakin anda memikirkannya, tampaknya semakin memburuk? Ini disebabkan karena ketika anda memikirkan sebuah pikiran, hukum tarik-menarik segera mendatangkan lebih banyak pikiran yang serupa kepada anda. Dalam hitungan menit, anda sudah mendapatkan begitu banyak pikiran tidak menyenangkan yang serupa dan membuat situasi tampak memburuk. Semakin anda memikirkannya, semakin kesallah anda.



Anda mungkin kenal dengan Jack Canfield, seorang penulis best seller Chicken Soup For The Soul. Buku tulisan Jack ini sudah laku jutaan eksemplar dan terjemahannya banyak dijual di toko-toko buku di Indonesia. Jack Canfield sudah membuktikan menggunakan hukum tarik menarik ini. Berikut penuturannya sebagaimana ditulis dalam buku The Secret.

Bagi saya, rahasia ini sungguh mengubah hidup saya karena saya dibesarkan bersama seorang ayah yang sangat negatif, yang berpikir bahwa orang kaya adalah orang yang memiskinkan setiap orang, dan bahwa setiap orang yang mempunyai uang pastilah telah menipu seseorang lainnya. Jadi, saya dibesarkan dengan banyak kepercayaan tentang uang. Jika anda memiliki uang, uang akan membuat anda menjadi orang yang buruk; hanya orang jahat yang mempunyai uang; dan uang tidak tumbuh di pohon. Jadi saya tumbuh menjadi orang yang sungguh percaya bahwa hidup ini sulit. 

 
Baru ketika saya bertemu W.Clement Stone-lah saya mulai mengubah hidup saya. Ketika saya masih bekerja dengan Stone, ia berkata, "Saya ingin kamu menetapkan sebuah tujuan yang sangat besar yang jika tercapai akan membuat kamu takjub, dan kamu akan tahu bahwa itu hanya disebabkan oleh apa yang telah saya ajarkan padamu bahwa kamu akan bisa mencapai tujuan ini." Pada saat itu saya berpenghasilan sekitar delapan ribu dolar setahun, jadi saya berkata, "Saya ingin berpenghasilan seratus ribu dolar setahun" Saya tidak tahu bagaimana saya melakukannya. Saya tidak melihat adanya strategi atau kemungkinan, saya hanya berkata, "Saya akan mengumumkannya, saya akan memercayainya, saya akan bersikap seakan-akan ini memang benar, lalu melepaskanya (melupakannya)" Jadi saya melakukannya.

 
Satu hal yang ia ajarkan pada saya adalah setiap hari memejamkan mata dan memvisualkan seakan-akan tujuan itu sudah tercapai. Saya sungguh-sungguh membuat cek seratus ribu dolar dan memasangnya di langit-langit. Jadi, begitu bangun pagi, saya memandang ke atas dan melihatnya, dan itu akan mengingatkan saya pada niat saya. Kemudian saya memejamkan mata dan memvisualisasikan memiliki gaya hidup orang berpenghasilan seratus ribu dolar setahun. Yang menarik, tidak ada peristiwa besar yang terjadi selama sekitar tiga puluh hari. Saya tidak mendapatkan ide-ide cemerlang, tidak ada juga orang yang menawarkan lebih baik banyak uang kepada saya.

 
Sekitar empat minggu sesudahnya, saya mendapatkan ide bernilai seratus ribu dolar. Ide itu muncul tiba-tiba dalam benak saya. Saya telah menulis sebuah buku, dan saya berkata, "Jika saya dapat menjual empat ratus ribu buku dengan harga 25 sen per buku, itu akan menjadi seratus ribu dolar" Buku-buku itu sudah ada di sana, tetapi saya tidak pernah berpikir seperti ini. Saya tidak tahu bagaimana saya akan menjual empat ratus ribu buku. Kemudian saya melihat koran National Enquirer di pasar swalayan. Saya telah melihatnya jutaan kali, dan koran itu melompat ke latar depan. Saya berpikir, "Jika pembaca mengetahui tentang buku saya, pasti empat ratus ribu orang akan membelinya"

 
Sekitar enam minggu kemudian, saya berbicara di Hunter College di New York kepada enam ratus guru, lalu seorang perempuan mendekati saya dan berkata, "Itu tadi pidato yang bagus. Saya ingin mewawancarai anda. Ini kartu nama saya" Ternyata ia adalah penulis lepas yang menjual ceritanya ke National Enquirer. Tema dari "The Twilight Zone" muncul di kepala saya, wah... ini sungguh-sungguh ampuh. Artikel itu muncul dan penjualan buku kami mulai mencuat.

 
Yang ingin saya kemukakan di sini adalah saya telah menarik semua peristiwa ini ke dalam hidup saya, termasuk orang ini. Untuk menyingkat cerita, saya tidak menghasilkan seratus ribu dolar pada tahun itu. Kami menghasilkan sembilan puluh dua ribu tiga ratus dua puluh tujuh dolar. Tetapi apakah anda pikir kami menjadi sedih dan berkata, "Ini tidak mempan" Tidak, kami berkata, "Ini menakjubkan!" Jadi istri saya berkata, "Jika ampuh untuk seratus ribu dolar, menurutmu juga akan ampuh untuk satu juta?" Dan saya berkata,"Saya tidak tahu, saya kira bisa. Mari kita coba". Singkat cerita, ternyata ia berhasil mengumpulkan satu juta dolar!

Menurut Rhonda Byrne, sang penulis buku The Secret (Rahasia) ini, Hukum Tarik Menarik ini sebenarnya sudah dipraktekkan oleh orang-orang besar seperti Plato, Shakespeare, Newton, Hugo, Beethoven, Lincoln, Emerson, Edison dan Einstein. Mereka adalah orang-orang yang sudah mengetahui rahasia ini.

Bagi kita umat Islam sebenarnya ini bukanlah ajaran baru. Islam telah mengajarkan sebagaimana hadist qudsi yang diriwayatkan Muslim sebagai berikut:

"Aku (Allah) sesuai prasangka hamba-Ku pada-Ku dan Aku (Allah) bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku".
Hadits ini bisa diterjemahkan, "kita adalah apa yang kita pikirkan". Dan inilah yang selalu dikatakan oleh orang-orang Barat.

Orang-orang yang miskin biasanya juga pikirannya dipenuhi mental kekurangan. Mental miskin menyebabkan orang tidak mau berbuat banyak. Mengeluh, mengeluh dan mengeluh saja!. Orang bermental miskin merasa cepat lelah dan putus asa menghadapi kehidupan ini. Hal ini disebabkan karena apa pun yang tidak sesuai dengan keinginan, membuat dirinya kecewa. Dalam keyakinannya, apa yang akan dilakukan tidak akan memberikan hasil sesuai keinginan. "Kerja keras hanya sia-sia!", begitu kira-kira yang selalu ada dalam pikirannya. Sikap pesimis mendominasi pikiran. Mereka berpikir bahwa sukses atau kaya adalah sebuah keberuntungan. Mereka lupa bahwa kekayaan dan kesuksesan dapat diraih oleh siapapun dari latar belakang apa apa pun.

Tidak benar jika cara untuk meraih ‘pohon uang' itu sangat rahasia dan tidak dapat dipelajari semua orang. Tidak benar jika ‘pohon uang' itu hanya untuk orang - orang pilihan. Sama halnya dengan kebahagiaan, uang juga timbul dari dalam diri sendiri. Uang hanyalah perwujudan lahiriah dari fokus batiniah dan pemikiran - pemikiran yang diarahkan kepada target spesifik, sehingga kaya itu sebenarnya bermula dari pikiran. Oleh karena itu kita harus mulai kaya dalam pikiran sebelum benar - benar kaya secara materi. Sikap dan keyakinan ini harus ditanamkan sejak dini, sehingga seluruh langkah kita akan mengarah pada pencapaian keyakinan tersebut.
Keyakinan itu adanya dalam hati, seperti bahasa komputer (software). Dalam bahasa komputer polanya selalu :
IF (JIKA) .... THAT (MAKA) ...... Bila begini...... maka .....

Keyakinan juga demikian, mengikuti pola (rumus) yang kita buat sendiri. Bila polanya salah, hasilnya juga salah. Bila kita yakin gagal..... maka kita malas berbuat dan kita akan benar-benar gagal!. Bila kita merasa sudah tidak akan kaya, maka kita akan malas berpikir dan malas bekerja sehingga kita akan benar - benar miskin. Keyakinan bawah sadar kita mengatakan bahwa bekerja sekuat dan secerdas apapun toh hasilnya tetap miskin. Kita merasa semua adalah takdir dan kita akan berhenti bekerja!. Kita juga tidak berpikir panjang terhadap uang kita. Punya uang berapapun, habis untuk urusan perut dan kesenangan semu lainnya. Maka yang terjadi, akan miskin beneran! Begitu seterusnya. Pola itu berlanjut terus pada orang-orang bermental miskin.


Nah, untuk mengubah pikiran dan keyakinan negatif, kita harus fokus pada kata-kata positif. Kita harus mulai dengan memilih kata - kata dan susunan kata-kata yang benar. Ini artinya kita harus mengubah kalimatnya, misalnya :

  • Ketika kita sedang bingung. Sebaiknya tidak mengatakan bingung, tetapi katakanlah, "Saya masih butuh informasi tentang hal itu". Dengan mengatakan seperti itu, otak akan berpikir bagaimana mencari informasi tambahan, bukan mengeluh karena bingung.
  • Ketika bisnis bangkrut sebaiknya mengatakan, "Bisnis saya sedang butuh perhatian dan kerja keras". Ini artinya, kita akan berusaha mencari solusi untuk mengatasi masalah kebangkrutan, bukan menyesali kondisi yang ada karena semakiin terpuruk.
  • Gaji tidak naik, sebaiknya tidak mengatakan, "Bila gaji tidak naik, saya tidak perlu kerja keras lagi". Kalimat seperti itu akan menjadikan kita semakin terpuruk karena semangat kerja menurun. Bandingkan bila diubah, "Kalau gaji tidak naik, saya harus bekerja lebih baik lagi, lebih berprestasi dan mudah -mudahan perusahaan meningkat dan gaji naik. Kalau tidak naik juga, perusahaan lain akan menawarkan kerja dengan fasilitas & gaji lebih menarik, karena mereka tahu kinerja baik saya".
  • Uang kita sedikit, sebaiknya mengatakan, "Alhamdulillah saya sudah punya uang dan semakin bertambah banyak". Dengan mengatakan seperti itu, otak akan berpikir mencari alternatif sumber penghasilan lainnya. Bandingkan bila kita mengatakan, "Uang saya hanya sedikit, walau saya sudah bekerja keras". Mental jadi drop (turun) dan kita akan berhenti berpikir.

Itulah sedikit uraian tentang kuatnya pikiran memengaruhi hidup kita. Dan sesungguhnya baik-buruknya hidup kita dimasa depan adalah merupakan hasil rangkaian pikiran kita masa lalu dan saat ini. Jadi, bagaimana dengan kita?
Demikian, semoga bermanfaat!
Sumber: www.bukubagus.com

READ MORE - Hukum Tarik Menarik : Apa yang Kita Inginkan ada di Pikiran Kita

Rabu, 06 April 2011

Narsis Termasuk Gangguan Kepribadian

Pernahkah Anda narsis?  Di hadapan teman-teman Anda mungkin, atau sang pacar barangkali?

Narsis  ternyata juga masuk dalam gangguan kepribadian. Tepatnya gangguan kepribadian narsistik . Anda boleh tidak percaya dan barang kali, memang perlu sebuah bukti ilmiahnya.
Bagi orang psikologi, pasti tidak asing lagi dengan yang namanya Buku pegangan PPDGJ dan DSM IV-TR. Dalam buku tersebut dijelaskan, adanya aksis II yaitu gangguan kepribadian. Diantara sekian macam gangguan kepribadian, ternyata terdapat satu gangguan yang mungkin seseorang tidak menyadari akan adanya gangguan tersebut dalam dirinya. Yaitu narcissistic personality disorder (gangguan kepribadian narsistik).
Dalam buku Essentials Abnormal Psychology karya V. Mark Durand dan David H. Barlow, dijelaskan bahwa gangguan kepribadian narsistik adalah gangguan yang melibatkan pola pervasive dari grandiosities dalam fantasi atau perilaku; membutuhkan pujian dan kurang memiliki empati.
Orang-orang yang menilai “tinggi” dirinya sendiri – bahkan melebih-lebihkan kemampuan riil mereka dan menganggap dirinya berbeda dengan orang lain, serta pantas menerima perlakuan khusus, merupakan perilaku yang sangat ekstrem.

Dalam mitologi Yunani, Narcissus adalah seorang pemuda yang menolak cinta Echo dan sangat terpesona dengan keelokannya sendiri. Ia menghabiskan waktunya untuk mengagumi bayangan dirinya yang tercermin di danau. Para psikoanalis, termasuk Freud, menggunakan istilah narcissistic untuk mendeskripsikan orang-orang yang menunjukkan bahwa dirinya orang penting secara berlebih-lebihan dan yang terokupasi dengan keinginan mendapatkan perhatian (Cooper dan Ronningstam, 1992).
Deskripsi Klinis

Penderita gangguan kepribadian narsistik memiliki perasaan yang tidak masuk akal bahwa dirinya orang penting dan sangat terokupasi dengan dirinya sendiri sehingga mereka tidak memiliki sensivitas dan tidak memiliki perasaan iba terhadap orang lain (Gunderson, Ronningstam, dan Smith, 1995). Mereka membutuhkan dan mengharapkan perhatian khusus. Mereka juga cenderung memanfaatkan dan mengeksploitasi orang lain bagi kepentingannya sendiri serta hanya sedikit menunjukkan sedikit empati. Ketika dihadapkan pada orang lain yang sukses, mereka bisa merasa sangat iri hati dan arogan. Dan karena mereka sering tidak mampu mewujudakan harapan-harapannya sendiri, mereka sering merasa depresi.
Menurut DSM IV-TR, kriteria gangguan kepribadian narsistik yaitu, pandangan yang dibesar-besarkan mengenai pentingnya diri sendiri, arogansi, terfokus pada keberhasilan, kecerdasan, kecantikan diri, kebutuhan ekstrem untuk dipuja, perasaan kuat bahwa mereka berhak mendapatkan segala sesuatu, kecenderungan memanfaatkan orang lain, dan iri kepada orang lain.
Penyebab dan Penanganan
Beberapa penulis, termasuk Kohut (1971, 1977), percaya bahwa gangguan kepribadian narsistik muncul dari kegagalan meniru empati dari orang tua pada masa perkembangan awal anak. Akibatnya, anak tetap terfiksasi di tahap perkembangan grandiose. Selain itu, anak (dan kelak setelah dewasa) menjadi terlibat dalam pencarian, yang tak berkunjung dan tanpa hasil, figure ideal yang dianggapnya dapat memenuhi kebutuhan empatiknya, yang tak pernah terpenuhi.
Treatment research sangat terbatas, baik dalam hal jumlah studi maupun laporan tentang kesuksesannya (Groopman dan Cooper, 2001). Bila terapi dicobakan pada individu-individu ini, terapi itu sering kali difokuskan pada grandiositas, hipersensivitas terhadap evaluasi orang lain, dan kekurangan empati terhadap orang lain (Beck dan Freeman, 1990). Terapi kognitif diarahkan pada usaha mengganti fantasi mereka dengan focus pada pengalaman sehari-hari yang menyenangkan, yang memang benar-benar dapat dicapai. Strategi coping seperti latihan relaksasi digunakan untuk membantu mereka mengahadapi dan menerima kritik. Membantu mereka untuk memfokuskan perasaannya terhadap orang lain juga menjadi tujuannya. Karena penderita gangguan ini rentan mengalami episode-episode depresif, terutama pada usia pertengahan, penanganan sering dimulai untuk mengatasi depresinya. Tetapi, mustahil untuk menarik kesimpulan tentang dampak penanganan semacam itu pada gangguan kepribadian narsistik yang sesungguhnya.
Sumber Tulisan:
Anonim. 2009. Handout Psikologi : Gangguan Kepribadian. Yogyakarta: Tidak diterbitkan
Durand, V. Mark dan David H. Barlow. 2006. Essentials Abnormal Psychology. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Kartono, Dr. Kartini dan Dali Gulo.2003. Kamus Psikologi. Bandung: Pionir Jaya
Muslim, Dr. Rusdi Editor. 2002. Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa Rujukan Ringkas dari PPDGJ III. Jakarta: Tidak Ada Penerbit
READ MORE - Narsis Termasuk Gangguan Kepribadian

Kebiasaan di Facebook Ungkap Penilaian Diri

Banyak kaum hawa gunakan Facebook sebagai cara untuk bersaing demi mendapatkan perhatian.

Seberapa sering Anda mengganti status atau mengunggah foto di Facebook? Hal ini bisa menggambarkan bagaimana kepribadian Anda. Menurut penelitian yang dilakukan psikolog dari University Buffalo, Amerika Serikat, wanita yang menganggap penilaian orang lain terkait penampilan cenderung sering mengganti foto profil di Facebook.

Menurut peneliti, mereka yang kepercayaan dirinya didasarkan pada basis-publik kontingensi (didefinisikan sebagai persetujuan orang lain, terkait penampilan fisik dan hal lain yang bersifat kompetisi) lebih sering melakukan foto sharing secara online.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita mengidentifikasi lebih kuat citra dan penampilan. Mereka menggunakan Facebook sebagai cara untuk bersaing demi mendapatkan perhatian.

"Hal ini menunjukan perbedaan sikap pria dan wanita yang dihasilkan dari fokus kultural penampilan wanita," kata Michael A. Stefanone, PhD., salah seorang peneliti seperti dikutip dari buffalo.edu.

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki variabel yang menjelaskan perilaku online, khusus di situs jejaring sosial. Tim melihat jumlah waktu yang dihabiskan subjek dalam mengelola profil, jumlah foto yang di-posting, ukuran jaringan online dan bagaimana mereka memilih teman.

Penelitian ini melibatkan 311 responden yang rata-rata berusia 23,3 tahun. Sebanyak 49,8 persen responden adalah wanita. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner terkait nilai diri dan tipikal perilaku di Facebook. (pet)


Sumber. Viva news
READ MORE - Kebiasaan di Facebook Ungkap Penilaian Diri

Renungan : Diantara Dua Pilihan


Mungkin pilihan-pilihan ini pernah terjadi dalam hidup kita..
Manakah yang kau pilih..???
Tidak perlu kau jawab di sini kawan, jawablah di hati anda...


1. Mencintai seseorang yg tak mencintai kamu ATAU Dicintai seseorang yg tak kamu cintai..

2. Tersenyum karena dusta ATAU Menangis karena fakta..

3. Senyum palsu tak ingin terlihat lemah ATAU Menangis tuk lebih lega..

4. Keras kepala karena harga diri ATAU Mengalah karena tak ingin melukai..

5. Diinginkan oleh semua orang ATAU Dibutuhkan oleh satu orang..

6. Membatalkan janji kepada sahabat karena pacar ATAU Menepati janji kepada sahabat..

7. Sahabat terjatuh: Membantunya ATAU Menertawakannya.. Hayo2.. yg jujur iaa.. ckckckck...

8. Maafkan karena takut kehilangan ATAU Lepaskan karena melanggar perjanjian..

9. Mengiyakan tuk Menyenangkan ATAU Menolak meski mengecewakan..

Hayoo..?? bingung kan...
READ MORE - Renungan : Diantara Dua Pilihan

22 Kalimat Penenang Atasi Pertengkaran

Bertengkar dengan pasangan tidak harus selalu berakhir buruk. Banyak cara yang bisa Anda lakukan agar hubungan kembali hangat setelah pertengkaran terjadi.

Pertengkaran merupakan hal wajar bagi tiap pasangan. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana Anda dan pasangan melewati proses tersebut dan kembali menjalani hubungan.

Berikut 22 kalimat yang bisa Anda ungkapkan, untuk menenangkan emosi, seperti dilansir dari Shine. Katakan saja salah satu dari kalimat berikut saat bertengkar dengan pasangan untuk menenangkan situasi dan menghangatkan hubungan kembali.
  1. Cobalah mengerti sudut pandangk
  2. Tunggu, bisa aku tarik lagi ?
  3. Kamu tidak harus menyelesaikannya, cukup bagiku untuk berbicara denganmu 
  4. Ini sangat penting untukku, tolong dengarkan.
  5. Maaf, aku bereaksi berlebihan.
  6. Aku melihatmu dalam posisi yang sulit.
  7. Aku bisa melihat bagianku dalam hal ini.
  8. Aku tidak berpikir seperti itu sebelumnya.
  9. Aku bisa saja salah.
  10. Kita bisa setuju atau tidak setuju dalam hal ini.
  11. Ini bukan hanya masalah kamu, tapi masalah kita.
  12. Aku merasa tidak dihargai.
  13. Kita sudah keluar dari masalah utama.
  14. Kamu telah meyakinkanku.
  15. Tolong, tetaplah berbicara denganku.
  16. Aku sadar ini bukan kesalahanmu.
  17. Semuanya terkadang terlihat salah.
  18. Aku juga membuat masalah makin besar.
  19. Sebenarnya apa yang kita perdebatkan ?
  20. Bagaimana caranya agar aku bisa membuat keadaan jadi lebih baik?
  21. Maafkan aku.
  22. Aku sayang kamu.
Selamat Mencoba, b^_^d
READ MORE - 22 Kalimat Penenang Atasi Pertengkaran

Renungan: Janganlah Berlaku Sombong

Jangan lah kita Sombong, karena ternyata Tempat Tidur kita yg terakhir adalah TANAH

Jangan berbangga dgn handphone yg serba Canggih dan Mahal, karena alat komunikasi yg bisa menyelamatkan kita adalah DOA.

Jangan Berbangga kalau kita sudah punya sederet title & gelar, karena title kita yg terakhir adalah... ALMARHUM (alm)

Jangan Bangga dgn wajah yg ganteng / cantik, karena wajah kita yg terakhir adalah TENGKORAK

Jangan terlalu Berbangga dgn rumah mewah, karena rumah terakhir kita adalah KUBURAN DAN LAUT

Jangan terlalu berbangga dengan mobil mewah yg anda punya, karena mobil terakhir anda adalah MOBIL JENAZAH

Jangan Bangga dgn semua Harta dan Kekayaan, Karena hanya Amal dan Kebaikan yang berharga dimata Allah

DOA dengan segala Ketulusan adalah bagaikan nafas yang menghidupkan.

Ibaratnya kita Gatal ditangan kiri tdk mungkin kita garuk dgn tangan kiri pula , kita membutuhkan bantuan dari tangan kanan.

Yang artinya kita ini akan selalu membutuhkan pihak / orang lain dalam seluruh rangkaian kehidupan kita , lalu apa yg bisa kita sombongkan .

Bila anda terbentur pada masalah yang tak bisa anda atasi sendiri maka anda pasti akan membutuhkan pihak lain untuk membantu atau anda bisa bersandar pada Tuhan untuk membantu mengatasi masalah anda.

Hanya Allah lah yg MAHA HEBAT bukannya kita , dan hanya DIA lah yg pantas BANGGA dengan MUJIZATNYA serta MENYATAKAN KUASANYA.
READ MORE - Renungan: Janganlah Berlaku Sombong

Kebiasaan Positive 10 Manusia Terkaya di Dunia

Sudah banyak pembahasan tentang kisah hidup dan kunci sukses orang-orang terkaya dunia. Salah satunya adalah faktor kebiasaan positif yang mereka lakukan. Kami mengambil beberapa kebiasaan yang patut kita teladani untuk mencapai sukses luar biasa! Apa saja kebiasaan sukses mereka?
1. William Gates III / Bill Gates – (Pendiri Microsoft)


Kebiasaan: Membaca
“Saya punya banyak impian ketika masih kecil, dan saya kira semua itu tumbuh dari kenyataan bahwa saya punya banyak kesempatan untuk membaca.”
2. Warren Buffett (Pengusaha yang sukses dari pasar modal)
0 wq3 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan: Investasi saham jangka panjang.
“Saya tak pernah mencoba cari uang di pasar modal. Yang saya lakukan adalah saya membeli saham dengan asumsi bahwa saham-saham itu akan ditutup hari esok dan tak pernah dibuka lagi untuk lima tahun ke depan.”
3. Carlos Slim Helu (Konglomerat Terkaya di Amerika Latin)
0 1wq 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan: Dermawan
“Selalu saya katakan bahwa makin baik kita, makin tinggi tanggung jawab kita untuk membantu orang lain. Sama halnya dengan pentingnya menjalankan perusahaan dengan selalu membuka mata untuk melihat kalangan bawah. Saya kira kita harus menggunakan pengalaman kewirausahaan kita untuk menjadikan perusahaan kita lebih dermawan.”
4. Lawrence Ellison (Pendiri Oracle, perusahaan software)
0 wq4 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan: Menekuni hobi
“Saya tertarik pada matematika dan sains karena saya bagus di situ. Saya kita orang cenderung senang mengerjakan sesuatu kalau ia hebat di bidangnya dan tak suka mengerjakan sesuatu karena ia kurang ahli di bidang itu.”
5. Ingvar Kamprad (Pendiri IKEA, perusahaan ritel kebutuhan rumah tangga)
0 1wq5 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan: Mencoba dan tak takut gagal
“Hanya orang yang sedang tidur yang tak membuat kesalahan.”
6. Karl Albrecht (Pengusaha Jerman pemilik jaringan supermarket Aldi)
0 09karl 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan: Membuat rencana yang detail sebelum negosiasi.
“Mulailah dengan sesuatu yang ideal dan akhiri dengan kesepakatan!”
7. Mukesh Ambani (Konglomerat India)
0 09mukesh 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan: Selalu melangkah untuk pertumbuhan bisnis.
“Saya kira prinsip dasar kami adalah: pertumbuhan (usaha) adalah jalan untuk hidup; karena itu kami harus tumbuh sepanjang waktu.”
8. Lakshmi Mittal (Pemilik Mittal Steel Company, India)
0 09mittal 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan: Bekerja keras.
“Sekarang ini semua orang bekerja keras, sehingga kita harus meyakinkan diri kita bahwa kita bekerja lebih keras dari mereka dan mendedikasikan semuanya untuk mencapai tujuan yang kita kejar.”
9. Amancio Ortega (Fashion designer Spanyol, orang terkaya di Spanyol)
0 09amancio 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan : Perhatian
(Karena) sejak kecil bekerja sebagai pengantar pakaian dari tukang jahit, dia tahu bahwa memperhatikan pelanggan itu penting.
10. Bernard Arnault (Konglomerat Perancis, pemegang merk Louis VuittonDior, dan Fendi)
0 09benhards 10 Orang Terkaya di Dunia dan Kebiasaan Suksesnya
Kebiasaan: Sabar
“Dalam berbisnis kita harus belajar sabar. Yang paling penting adalah kita harus sabar menunggu sesuatu dan mendapatkannya tepat pada waktunya.”
Sumber : andriewongso.com
READ MORE - Kebiasaan Positive 10 Manusia Terkaya di Dunia

Entri Populer